KURANGNYA KEDISIPLINAN DI SEKOLAH

ddAnak Berseragam Main di Mall Setiap orangtua tentu tidak ingin anaknya mengalami kegagalan dalam jalur pendidikannya. Semua orangtua ingin anak-anaknya agar menjadi manusia cerdas dan berbudi pekerti yang luhur sehingga kehidupannya kelak sukses dan beranggapan agar tidak menjadi seperti orangtuanya yang sudah terlanjur pada masa mudanya misal melakukan kenakalan di waktu remaja.

Oleh karena itulah setiap orangtua selalu ingin menyekolahkan anaknya setinggi mungkin. Melalui tulisan ini saya ingin membagi informasi dan pengalaman kepada segenap orangtua. Sekaligus menyampaikan saran agar kondisinya tidak semakin mengkhawatirkan.

Berkaitan dengan adanya anak-anak usia sekolah pada akhir-akhir zaman ini dan hamper setiap anak-anak sekolah yang saya lihat banyak berada di mall bersama dengan pasangannya ketimbang di sekolahannya sendiri, tidak di hari libur atau hari-hari padatnya jam untuk mencari ilmu.

Namun saya melihat mereka sedang berada di mall-mall dengan couplenya, apalagi jaman sekarang kalau pacaran tidak ke Rozal katanya tidak gaul, tidak macing. Entah kenapa sekarang anak-anak pelajar sangat berbeda drastic dengan anak-anak pelajar pada jaman dahulu . Ketika mereka berada di sana saya lihat jam tangan saya ternyata masih pada jam-jam sekolah. Saya tidak yakin kalau mereka berada di situ dalam rangka tugas dari guru. Mereka lebih terlihat dalam keadaan santai tanpa tujuan yang jelas. Bahkan satu hal yang lebih membuat saya prihatin adalah di antara mereka adalah anak perempuan. Hal ini tentu tidak sekadar kekhawatiran dari sisi ilmu dan kedisiplinan sekolah, namun masalah kerawanan salah pergaulan harus menjadi perhatian semua pihak. Apalagi mereka berada di situ tanpa tujuan yang jelas, hanya sekadar nongkrong, ngobrol, dan bahkan merokok. Saya menduga bahwa orangtua mereka tidak tahu jika mereka berbuat seperti itu hampir setiap hari. Pada saat jam sekolah mereka pun bubaran sehingga terkesan mereka tidak membolos sekolah karena sampai di rumah pada jam pulang sekolah. Sebenarnya pemerintah kota juga sudah berkali-kali mengambil tindakan terhadap siswa-siswa yang demikian melalui operasi ketertiban. Namun demikian perlu juga dijalin kerja sama dengan orangtua anak-anak yangterjaring operasi agar orangtua mengetahui kebiasaan anaknya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s